Tahbisan Imam Ordo Hamba – Hamba Maria (OSM) – Keuskupan Malang

Pada hari Sabtu, 18 Januari 2020 lalu telah terselenggara dengan lancar Misa Tahbisan Imam dari Ordo Hamba – Hamba Maria / Ordinis Servorum Mariae (OSM) . Tahbisan Imam tersebut diberikan oleh Mgr. Henricus Pidyarto Gunawan, O.Carm. selaku Uskup Keuskupan Malang.

3 Imam baru yang menerima tahbisan adalah

  1. RP Rikardus M. Tandak, OSM
  2. RP Stefanus M. Moensaku, OSM
  3. RP Kristoforus M. Ruku, OSM

Misa tahbisan imam baru ini dilaksanakan di Kapel St. Vincentius a Paulo, Dieng – Kota Malang yang kemudian dilanjutkan pesta bersama di Biara OSM desa Pandalansung, Bandulan – Kota Malang, Provinsi Jawa Timur.

Tahbisan Imam OSM di Keuskupan Malang
Tahbisan Imam dari Ordo Hamba-Hamba Maria
di Keuskupan Malang

Tahbisan Diakonat dari 3 Imam baru tersebut diberikan oleh Mgr. Agustinus Agus selaku Uskup Agung Keuskupan Agung Pontianak pada Minggu, 28 Juli 2019 lalu. Misa Tahbisan diakonat diadakan di Gereja Katolik Paroki Mater Dolorosa Jelimpo, Kab Landak, Provinsi Kalimantan Barat.

Sekilas tentang OSM

Ordo Hamba – Hamba Maria / Ordinis Servorum Mariae (OSM) didirikan pada tahun 1233 di Florence, Italia. Ordo ini didirikan oleh 7 pria awam dari kota Florence yakni Amadeo, Alejo, Bonfilio, Bonayunta, Hugo, Maneto & Sostegno. Sejarah Kehidupan 7 Tokoh Pendiri OSM dibaca disini

Ordo ini dibagi dalam 3 cabang yakni

  1. Frailes Hamba-Hamba Maria
  2. Suster Hamba-Hamba Maria yang tergabung dalam 1 biara kontemplatif dan 21 kongregasi suster Hamba-Hamba Maria
  3. Ordo sekuler Hamba-Hamba Maria yang terdiri dari kaum awam.

Ordo ini merupakan keluarga religius yang berkarya dalam pelayanan Injil & Gereja dengan cara hidup persaudaraan yang terinspirasi oleh teladan Santa Perawan Maria, Hamba Tuhan.

Ordo ini disetujui & disahkan pada 11 Februari 1304 oleh Paus Benediktus XI dengan surat Dum Levamus.

3 Karisma pada Ordo Hamba-Hamba María yang merupakan jati diri yang khas bagi setiap anggota

  1. Pelayanan : mandat Tuhan Yesus sendiri.
  2. Persaudaraan/fraternitas : gaya dan cara hidup para biarawan Ordo dan merupakan hidup dalam persaudaraan, dimana secara kekeluargaan berbagi bersama saudara-saudara di komunitas.
  3. Inspirasi kepada Bunda María Perawan Maria : inspirasi kehidupan bagi setiap biarawan Ordo. Ini dikarenakan bahwa Santa Maria merupakan model dan teladan dalam melayani Kristus hingga pada konsekuensi akhir di salib.

Sumber Foto Tahbisan Imam dari Keuskupan Malang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *