Tahbisan Imam & Diakon Keuskupan Banjarmasin 2021

Pada hari Rabu,18 Agustus 2021, Keuskupan Banjarmasin menyelenggarakan Misa Tahbisan Imam & Diakon Keuskupan Banjarmasin 2021. Mgr. Petrus Boddeng Timang yang merupakan Uskup Keuskupan Banjarmasin mempersembahkan Misa Tahbisan sebagai selebran utama. Paroki Hati Yesus yang Maha Kudus Veteran Banjarmasin menjadi tempat berlangsungnya misa tahbisan.

Imam yang menerima tahbisan adalah RD Yohanes Tjuandi. Romo Yohanes akan menjalankan karya perutusan di Stasi Mandam Paroki Batulicin.

2 Diakon baru adalah

1. Diakon Benny Fransiskus, CICM
2. Diakon Klemens Bharjo, CICM

Kami berdoa semoga para diakon & imam selalu setia pada panggilan hingga akhir hidup & semangat dalam karya pelayanan.

Dalam misa tahbisan tersebut, ada 3 Imam yang merayakan Pesta Perak Imamat. Ketiga imam tersebut adalah

1. RD Simon Edy Kabul Teguh Santoso
2. RD Antonius Budi Wihandono (misionaris domestik dari Keuskupan Agung Semarang)
3. RP Yusuf Suharyoso, SJ

Katolik Keren juga mengucapkan Proficiat pada 3 Imam yang merayakan Pesta Perak Imamat, semoga para imam selalu setia pada panggilan & semangat dalam karya panggilan.

Pesan / Homili Mgr Petrus Boddeng Timang

Dalam homilinya, Mgr. mengatakan Yesus sendiri yang telah memilih & memanggil para pelayan Tuhan. Selanjutnya, para pelayan berusaha menghasilkan buah dalam berbagai karya serta saling mengasihi satu sama lain. Allah memilih & memanggil para tertahbis menurut rencanaNya sendiri.

Para diakon & imam ini harus memiliki tugas meninggalkan zona nyaman dunia & pergi untuk mengajak manusia menjadi lebih baik serta menghasilkan buah bagi gereja, masyarakat & dunia. Setiap warga gereja baik tertahbis maupun awam diutus menjadi terang & garam dunia.

Di samping itu, para tertahbis harus mampu menghasilkan buah. Para tertahbis yang telah menanamkan spiritualitas iman & karya kepada umat haruslah tetap tumbuh subur di tengah umat meski para tertahbis nya berpindah tempat.

Para diakon & imam diharapkan menjadi pengajar iman. Rasul Paulus mengatakan “celakalah aku bila aku tidak mewartakan Injil”. Para diakon & imam harus mewartakan Injil kepada umat. Para tertahbis diharapkan menjadi penghubung antar Surga & bumi melalui karya sehari-hari.

Tahbisan Imam & Diakon Keuskupan Banjarmasin 2021
Tahbisan Imam & Diakon Keuskupan Banjarmasin 2021

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *